“Meneladani Akhlak Rasulullah: Menyemai Cinta dan Sunnah dalam Kehidupan Santri”-

Jumat, 28 Agustus 2026 (15 Rabiul Awwal 1448 H) I Suasana penuh kebersamaan dan semangat ibadah tampak mewarnai kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di Pondok Pesantren Darul Muttaqin (PPDM) Batu yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai di Masjid Pesantren. Acara ini diikuti oleh seluruh santri, dewan asatidz, dan tamu undangan dari berbagai kalangan masyarakat termasuk darinya Habib Ali As’ad Al Jufri,Kadus Bangkon, Kades Pendem, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RT RW setempat . Perayaan tahun ini dirancang untuk menumbuhkan kecintaan santri kepada Nabi Muhammad SAW melalui pemahaman mendalam tentang sirah dan akhlak mulia beliau serta memperkuat ikatan ukhuwah islamiyah di lingkungan pesantren.

Rangkaian Acara Berlangsung Khidmat dan Tertib

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di PPDM Batu dibuka dengan pembacaan Ratibul Haddad oleh para santri selama dua puluh menit pada pukul 19.00 WIB. Wirid klasik ini memberikan warna spiritual yang mendalam, menciptakan suasana khidmat sejak acara dimulai. Dilanjutkan dengan pembukaan oleh Master of Ceremony (MC), acara resmi dimulai dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an pada pukul 19.25 WIB yang dibawakan oleh Ananda Kifah, salah satu Qori’ berprestasi Pondok Pesantren Darul Muttaqin.

Setelah pembacaan Al-Qur’an, acara memasuki babak sambutan yang diisi oleh pimpinan pesantren. Kyai Azizi Fathoni, Mudir (Pengasuh) Pondok Pesantren Darul Muttaqin, dan jajaran pimpinan lainnya menyampaikan sambutan dalam rangka membuka acara perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini.

Puncak Acara: Pembacaan Maulid dan Mahalul Qiyam

Momentum puncak perayaan tiba ketika Tim Hadrah Pondok Pesantren Darul Muttaqin membawakan Pembacaan Maulid Simtuduror dan Shalawat Bersama pada pukul 19.55 WIB hingga pukul 20.30 WIB. Dengan lantunan yang merdu dan penuh emosi, tim hadrah mengisahkan sejarah kelahiran, perjalanan hidup, dan keajaiban-keajaiban Nabi Muhammad SAW. Kehadiran sembilan puluh lebih peserta dalam masjid yang penuh sesak membuat suasana semakin magis, dengan seluruh peserta turut serta dalam melantunkan shalawat kepada Rasulullah dengan penuh kesunguhan.

Acara berlanjut dengan Mahalul Qiyam (berdiri hormat) pada pukul 20.30 WIB yang berlangsung selama dua puluh menit. Dalam momen yang penuh makna ini, seluruh peserta berdiri dengan khidmat sambil terus melantunkan shalawat dan doa kepada Nabi Muhammad SAW. Tradisi Mahalul Qiyam ini mencerminkan nilai-nilai kesopanan, penghormatan, dan adab yang menjadi fondasi budaya pesantren dalam membangun kepribadian santri.

Ceramah Mauidzoh Hasanah

Bagian terpenting dari perayaan Maulid Nabi SAW adalah Mauidzoh Hasanah (nasehat yang baik) yang disampaikan pada pukul 20.50 WIB hingga pukul 21.20 WIB. Habib Ali As’ad Al Jufsi menghadirkan pemaparan yang mendalam mengenai sirah Nabi Muhammad SAW dan akhlak mulia beliau. Ceramah ini dirancang untuk menginspirasi santri dalam memahami dan meneladani nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, dan kesabaran yang dicontohkan oleh Rasulullah dalam perjalanan hidupnya.

Peserta acara, khususnya para santri, mendengarkan dengan penuh perhatian dan antusiasme selama sesi ceramah berlangsung.

Doa Penutup dan Kesadaran Kolektif

Setelah ceramah berakhir, acara memasuki segmen Doa Bersama pada pukul 21.20 WIB yang berlangsung selama sepuluh menit. Doa yang diucapkan berisi permohonan kepada Allah SWT untuk memberikan berkah, petunjuk, ilham, dan taufiq (kemudahan) dalam kehidupan para santri, keluarga besar Pondok Pesantren Darul Muttaqin, serta seluruh umat Islam di muka bumi. Momen doa ini membawa peserta ke dalam kesadaran spiritual yang mendalam, bahwa semua usaha dan upaya hanya akan berhasil atas ridha dan izin Allah SWT.

Acara ditutup oleh MC pada pukul 21.30 WIB dengan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam kesuksesan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini, termasuk tim panitia, pembicara, tim hadrah, peserta, dan seluruh tamu undangan.

Makna dan Harapan Peringatan Maulid Nabi

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Darul Muttaqin bukan sekadar rutinitas tahunan yang menjadi kalender keagamaan, melainkan momen reflektif yang strategis bagi setiap santri untuk mengintrospeksi diri, memperkuat komitmen terhadap ajaran Islam, dan merenungkan bagaimana menerapkan teladan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan nyata.

Acara ini juga mencerminkan komitmen Pondok Pesantren Darul Muttaqin dalam menjalankan peran sosial-keagamaannya di tengah masyarakat. Dengan mengundang pembicara berpengalaman dan membuka acara kepada seluruh lapisan masyarakat, pesantren menunjukkan bahwa institusi ini tidak tertutup, melainkan transparan dan terbuka untuk memberikan manfaat dakwah kepada komunitas yang lebih luas.

Suasana antusiasme peserta yang tinggi sepanjang acara berlangsung, ditunjukkan dengan perhatian penuh dan partisipasi aktif dalam setiap segmen acara, menjadi indikasi bahwa perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini telah mencapai tujuannya dalam menumbuhkan kecintaan santri kepada Nabi Muhammad SAW dan memperkuat ukhuwah islamiyah di pesantren.

Penutup

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang diselenggarakan Pondok Pesantren Darul Muttaqin pada Jumat, 28 Agustus 2026 ini telah berhasil menciptakan momen ibadah yang khidmat, mendalam, dan bermakna bagi seluruh peserta. Melalui rangkaian kegiatan yang dirancang dengan cermat—dari pembacaan wirid klasik hingga ceramah inspiratif Habib Ali As’ad Al Jufri—pesantren telah menciptakan ruang bagi santri dan masyarakat untuk merenungkan makna sejati dari menjadi seorang Muslim yang bertakwa dan berakhlak mulia.

Harapan dari perayaan ini adalah agar setiap santri Pondok Pesantren Darul Muttaqin dapat membawa pesan-pesan dari acara ke dalam kehidupan sehari-hari mereka, baik dalam interaksi sosial, pembelajaran akademik, maupun dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT. Dengan demikian, kelahiran Nabi Muhammad SAW yang diperingati setiap tahun tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi menjadi cahaya hidup yang terus membimbing generasi santri menuju masa depan yang cerah, bermoral, dan berdedikasi tinggi untuk agama, nusa, dan bangsa.

Semoga perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW ini membawa berkah dan manfaat bagi Pondok Pesantren Darul Muttaqin, para santri, dewan asatidz, keluarga besar pesantren, serta seluruh umat Islam di Indonesia.


Diperingati di: Masjid Pondok Pesantren Darul Muttaqin, Pendem, Junrejo, Kota Batu
Tanggal Peringatan: Jumat, 28 Agustus 2026 M / 15 Rabiul Awwal 1448 H
Pukul: 19.00 WIB – Selesai
Penyelenggara: Panitia Pondok Pesantren Darul Muttaqin Batu
Peserta: Santri, Asatidz, dan Tamu Undangan Pondok Pesantren Darul Muttaqin Batu